Religion

Abutani Ilyas : PMII Harus Kembali Perdalam Kitab Kuning

Foto: Syiar FM Radio

Makassar- Sesepuh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang juga guru besar Universitas Islam Negeri Makassar (UINAM), Prof. Dr. Abustani Ilyas menyampaikan, kader-kader PMII harus kembali memperdalam kitab kuning. Menurutnya, kitab kuning, selain merupakan identitas, juga dasar berpikir yang membedakan PMII dengan organisasi-organisasi lain.

“Kitab kuning adalah sesuatu yang mutlak dan tidak bisa lepas dari PMII,” katanya saat ditemui usai perayaan Reuni Akbar dan Harlah PMII Ke-59 di Balai Diklat Keagamaan Makassar, Minggu, 28 April 2019 .

Baca juga: Ratusan Kader dan Alumni PMII Hadiri Reuni Akbar dan Harlah di Makassar

Calon Rektor UINAM ini mengatakan, Kader PMII dikenal sangat tawadhu kepada ulama. Mereka tidak akan berani mengkaji langsung al-Quran dan hadist tanpa terlebih dahulu mengkaji pandangan-pandangan ulama yang tertera dalam kitab kuning.

“Makanya itu, kitab kuning menjadi sangat penting untuk kembali diperdalam,” katanya lagi.

Tak hanya itu, pakar hadist ini juga menyampaikan bahwa PMII harus bisa menunjukkan jati dirinya dengan berbagai kelebihan yang dimiliki, termasuk membangun intelektualitas, serta menyadari bahwasanya belajar di PMII tidak hanya untuk kepentingan pribadi, tapi juga untuk kepentingan umat.

Baca juga: Jika Terpilih, Abustani Ilyas Janjikan Sekretariat PMII di UIN

Olehnya itu, Ia berharap kader PMII bisa mengsosialisasikan pengetahuannya, terutama ke masyarakat kampus, supaya pemahaman keagamaan tidak hanya dipahami oleh kader PMII, tapi mampu membawa berkah untuk semua.

“Meski demikian, persoalan kita dewasa ini adalah militansi kader,” jelasnya singkat.

 

Sumber poto: Syiar FM Radio

Most Popular

To Top