Public Policy

Kepala BBPP Batangkaluku : Penyuluh Pertanian Harus Terus Belajar Agar Bisa Lebih Maju

BBPP Batangkaluku kembali melaksanakan pelatihan 4 angkatan di Kabupaten Gowa, Selasa. (20/08/2019).

Yaitu Pelatihan Teknis Pengolahan Hasil Pertanian Bagi Penyuluh Pertanian, Pelatihan Teknis Alsintan Bagi Penyuluh Pertanian, Pelatihan Teknis Budidaya Tanaman Organik Bagi Petani Angkatan II dan Pelatihan Teknis Alsintan Bagi Pengelola P4S.

Dikuti 120 orang peserta Se-Sulawesi, yaitu Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, dan Gorontalo, selama 7 hari efektif dari 19 hingga 26 Agustus 2019 mendatang.

“Apa yang kita pahami atau ilmu yang dimiliki kemarin, nantinya di waktu yang akan datang belum tentu sesuai lagi yang kita pahami sekarang, oleh karena itu kewajiban kita adalah belajar, belajar dan terus belajar, di BBPP Batangkaluku ini sudah memiliki fasilitas sarana prasarana yang cukup memadai, jadi tidak ada alasan lagi untuk tidak belajar”, tegas Dr. Sabir, Kepala BBPP Batangkaluku saat membuka pelatihan.

Ia melanjutkan, untuk belajar tidak mesti harus datang langsung ke Balai Pelatihan, karena saat ini banyak cara yang sudah bisa kita lakukan seiring perkembangan dunia Teknologi Informasi, bisa dengan Smartphone, Internet Akses serta sarana komunikasi yang sudah modern saat ini.

“Oleh karena itu program-program kementerian pertanian ini sedapat mungkin kita bisa maksimalkan pengawalannya sehingga semua bisa sukses dan berjalan lancar dan mewujudkan Indonesia Maju, SDM Unggul”, Pungkasnya.

Diketahui, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Kementerian Pertanian melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku terus mengembangkan dan meningkatkan sumber daya manusia pertanian melalui pelatihan, guna menciptakan SDM yang handal , profesional, mandiri dan berdaya saing berjiwa interprenersip.

Pada mekanisi pertanian, Pengembangan dan penerapan mekanisasi diarahkan untuk meningkatkan produksi, mutu hasil pertanian yang berdaya saing tinggi guna mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani, selain itu pengembangan sektor tanaman pangan juga merupakan salah satu strategi kunci dalam memacu pertumbuhan ekonomi pada masa yang akan datang, selain berperan sebagai sumber penghasil devisa yang besar, juga merupakan sumber kehidupan bagi sebagian besar penduduk indonesia.

(**/Al AzIz).

Most Popular

To Top